Tag Archives: html colour codes

Yuk Kenali HTML Lebih Dekat Beserta Perintah Dasarnya yang Paling Banyak Dipakai

Hyper Text Mark-up Language atau HTML merupakan salah satu materi penting yang harus kamu pelajari di kursus pemrograman online, apabila ingin menjadi programmer yang handal. Karena bahasa mark up ini banyak digunakan untuk membuat konstruksi pada suatu web, baik itu situs web maupun aplikasi yang berbasis web. Berikut kenali beberapa perintah dasar dari HTML ini.

Perintah Dasar Hyper Text Mark-up Language

  1. Tag <html> … </html>

Perintah dasar Tag <html> digunakan sebagai wadah untuk keseluruhan elemen yang ada pada dokumen HTML. Jadi, semua elemen pada HTML harus ada di dalam perintah tag<html> … </html> ini. Kecuali untuk DOCTYPE, elemennya bukan HTML melainkan tag DOCTYPE. Hal tersebut adalah aturan pada dasar dasar HTML, yang mana ISO/IEC 15445 merupakan standarnya.

  1. Tag <!DOCTYPE html>

Inilah yang sempat disinggung sebelumnya, dimana tag <!DOCTYPE html> ini merupakn perintah dasar yang digunakan untuk menginformasikan pada web browser, bahwa dokumen yang diberikan merupakan dokumen HTML. Alhasil, web browser pun akan mengetahui bagaimana harus menginterpretasikan dan menunjukkan standar HTML yang digunakan.

  1. <head> … </head>

Tujuan penggunaan tag <head> yaitu untuk memberikan informasi terkait dokumen itu sendiri. Dimana tag <head> memang merupakan perintah dasar HTML yang berisikan informasi mengenai dokumen HTML, yang digunakan web browser dan web crawlers. Akan tetapi sebagian besar ini tidak ditampilkan pada pengunjung situs.

  1. <title> … </title>

Tag <title> ini digunakan untuk menentukan judul suatu dokumen HTML. Judul halaman ini mungkin tidak secara langsung ditampilkan pada halaman suatu web. Akan tetapi dijadikan sebagai nama halaman oleh sistem search engine. Nantinya judul tersebut akan ditampilkan pada tab web browser, dan digunakan sebagai nama halaman di bookmark.

  1. <body> … </body>

Tag <body> bisa dibilang sebagai salah satu perintah dasar HTML yang paling penting. Pasalnya perintah ini berisikan keseluruhan isi dari halaman suatu web. Isi elemen <body>ini adalah apa yang ingin ditampilkan pada para pengguna, yang mengunjungi halaman web untuk melihat dokumen yang ada.

  1. <p> … </p>

Secara teknis, sebenarnya tag </p> ini merupakan salah satu perintah dasar HTML yang bersifat opsional. Sebab perintah ini digunakan untuk menandai akhir paragraf, sementara tag <p> mendefinisikan sebuah paragraf teks. Namun secara default, sebagian besar browser selalu menampilkan jarak dan juga baris kosong di antara paragraf agar terlihat jauh lebih rapi.

  1. Tag <i> … </i> dan <em> … </em>

Jika kamu ingin membedakan kata tertentu dari teks di sekitarnya dengan cara mentara teks yang ditandai tersebut dengan huruf miring, maka tag <i> ini bisa digunakan. Perintah ini tidak akan menyiratkan penekanan tambahan, melainkan hanya masalah style saja. Namun untuk teks dengan makna tersirat secara tekstual, HTML5 menghadirkan tag <em> untuk kebutuhan ini.

  1. Tag <b> … </b> dan <strong> … </strong>

Apabila tag <i> memberikan huruf miring, maka tag <b> ini digunakan untuk menarik perhatian dengan menampilkan huruf tebal secara semantik. Pada HTML5, tag <strong> memiliki fungsi yang serupa dengan tag <b> yaitu menampilkan teks tebal. Secara default, hampir semua web browser menggunakan <strong> teks untuk mengidentifikasi teks yang lebih penting dari teks di sekitarnya.

Perintah HTML bisa sangat banyak, untuk memahaminya dengan lebih mudah, maka kamu perlu mendalami tag, elemen, dan attribute yang merupakan tiga atom pembentuk HTML. HTML sendiri perlu kamu pelajari karena ini bisa dibilang sebagai pondasi pembentuk website. Segera daftarkan diri di Nextgen untuk mendapatkan kursus HTML eksklusif yang disertai dengan pengalaman proyek.